*💜 HATI, JIWA, DAN IMUNITAS TUBUH 💜*
Menurut penelitian para Profesor dalam bidang kesehatan di Amerika dan Jepang, faktor2 yg berpengaruh terhadap kesehatan seseorang adalah : spiritual ( 50 % ), psikis ( 25 % ), sosial ( 15 % ), dan fisik ( 10 % ). Artinya *kesehatan seseorang 90 % ditentukan oleh faktor immaterial ( spiritual, psikis, dan sosial )*. Sementara hanya 10 % ditentukan oleh faktor material / fisik ( makanan, nutrisi, olah-raga, dan sebagainya ).
*Faktor spiritual berkaitan dengan kondisi hati* seseorang yg memiliki rasa kasih-sayang / _welas-asih_, pemaaf, pemurah, dan sebagainya. Sementara *faktor psikis berkaitan dengan kondisi jiwa* yg tenang / tenteram, bahagia, bersyukur, dan sebagainya. Sedangkan *faktor sosial terkait dengan hubungan interpersonal* ( silaturahim, membantu sesama, berempati, dan sebagainya ). Faktor sosial ini sangat dipengaruhi / ditentukan oleh kondisi hati dan jiwa seseorang. *Jika kondisi hati dan jiwanya positif, maka kondisi sosialnya niscaya juga akan positif.*
Menurut Prof.David Hawkins, kondisi hati yg memiliki *rasa kasih-sayang dengan frekuensi ( energi vibrasi ) > 400 Hertz akan membuat seseorang memiliki imunitas tubuh yg tinggi sehingga sulit ditembus oleh penyakit.* Sedangkan mereka yg sakit pada umumnya memiliki rasa kasih-sayang yg minim dengan frekuensi ( energi vibrasi ) < 200 Hertz.
Sementara itu, menurut Dr.Shigeo Haruyama, *kondisi jiwa yg bahagia ( tenang & bersyukur ) otomatis akan menumbuhkan hormon Endorphin yg akan membangkitkan kekebalan tubuh terhadap penyakit.* Sebaliknya, jika jiwa kita dalam kondisi negatif ( marah, stress, benci, dan sebagainya ) otomatis akan menumbuhkan hormon Nor-Adrenalin yg menurunkan imunitas dan memicu munculnya penyakit.
Itulah kiranya yg telah diingatkan oleh Rasulullah s.a.w. dengan sabdanya :
_*"Ingatlah, bahwa di dalam tubuh itu ada segumpal daging. Jika ia kondisinya baik, maka akan baiklah seluruh tubuh itu. Namun jika kondisinya tidak baik, maka tidak baiklah seluruh tubuh tersebut. Ketahuilah, ia adalah hati."*_
( HR Bukhari & Muslim )
Oleh karena itu, selayaknya kita dapat *memelihara kondisi hati ( spiritualitas ) dan jiwa ( psikis ) lebih dari sekedar menjaga kebugaran fisik* belaka, agar terjaga kondisi kesehatan tubuh kita secara optimal. Lebih daripada itu, hendaknya kita harus ingat, bahwa tubuh materi ( fisik ) ini suatu ketika akan kita tinggalkan / mengalami kematian, sementara yg bersifat immateri akan tetap "abadi" melanjutkan perjalanan hidupnya hingga sempurna kembali ke hadirat-NYA ...
Selagi masih ada kesempatan dalam hidup sekarang ini, hendaknya kita dapat senantiasa *memenuhi hati dengan rasa kasih-sayang dan menjaga ketenangan jiwa ~ di samping menjalankan pola hidup yg sehat ~ agar dapat memiliki tingkat imunitas tubuh yg prima ...*
☘💜☘

0 Komentar